Iklan

Hattrick di Tiga Balapan Bawa Marquez Pimpin Klasemen dengan Gap Lumayan

Menyemai jumlah juara Casey Stoner

Nyobamoto.com – Bro Sis …

Seri kelima sirkus balapan terakbar di kolong jagat kemarin digelar di Sirkuit Bugatti Le Mans – Perancis. Memasuki seri kelima banyak yang punya analisa bahwa race akan berlangsung seru karena disini tim Yamaha selalu menjadi kampiun, setidaknya pada tiga tahun terakhir. 2015, 2016 dan 2017 dijuarai oleh penunggang Yamaha M1, maka tidak berlebihan rasanya analisa tersebut hadir. Faktanya ?? Namun fakta sedikit berbeda brosis… sejak free practice baik Honda dan Ducati ternyata punya kecepatan yang cukup menyaingi motor-motor M1 Yamaha. Dilain pihak Johann Zarco selaku pembalap tuan rumah juga punya motivasi lebih dihadapan para pendukungnya.

Makin seru

Keseruan nampak terlihat sejak free practice manakala Andrea Dovisiozo berhasil mengoyak record yg ditancapkan oleh Jorge Lorenzo beberapa tahun yang lalu. Bahkan berselang satu hari kemudian Johann Zarco lebih menajamkan catatan waktu dan mencatatkan atas namanya di angka 1.31.xxx yang belakangnya angka kecil sekali. Disinilah banyak harapan muncul tentang race di Le Mans Perancis. Sayangnya justru pemegang titel musim sebelumnya, yaitu juara-juara ϑαяΐ Yamaha Factory malah kerepotan di sirkuit langganan mereka juara.
Ini terbukti saat kualifikasi dimana seorang Zarco yang hanya berada di tim satelit dengan motor lama justru berhasil meraih pole position sementara Valentino Rossi dan Maverick Vinales hanya meraih posisi ke delapan dan sembilan. Di race sendiri juga cukup berbeda. Honda melakui Marc Marquez terlihat kuat dan Ducati melalui Lorenzo terlihat kuat. Sayang sekali lap pertama belum usai Andrea Iannone ϑαяΐ Suzuki Ecstar sudah harus mencium gravel. Tidak berapa lama Dovisiozo yang merangsek kedepan dan membuntuti Lorenzo juga kandas di gravel. Persaingan akan kurang bila seperti ini.

Setengah permainan terbilang agak membosankan karena sudah tidak ada aksi saling overtake karena memang grup depan sangat jauh dengan grup kedua. Marc Marquez lambat laun tanpa tekanan semakin membuka gap. Dan sampai finish tidak berubah posisinya dimana Marquez finish pertama diikuti Petrucci kedua dan ketiga Rossi. Dengan hasil ϑαяΐ kelima seri ini Marquez melambung angka pada poin klasemen. Dimana doi meraih 95 poin meninggalkan Vinales yang menempati posisi kedua dengan poin 59. Benar-benar hattrick yang menghasilkan banyak poin setelah Marquez tak membuahkan hasil di Argentina.

Kita tunggu brosis seri 6 yang digelar di kandang Valentino Rossi yaitu Sirkuit Mugello. Akankah tuan rumah berhasil menjaga sirkuit kebanggaannya atau justru Marquez yang makin merajalela ?? Kita tunggu dengan sabarrrrrr…

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 22 Mei 2018, in motoGP and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: