Iklan

Tanpa Stoner Ducati Pabrikan Malah Kelabakan di Philips Island

Andrea Dovisiozo

Andrea Dovisiozo


Nyobamoto.com – Bro Sis …
Tes resmi tahap kedua untuk motoGP di Philips Island berlangsung beberapa hari yang lalu. Dari sana terlihat beberapa progres signifikan terjadi. Marc Marquez dengan RC213V cukup sering berada di depan dan lebih baik kondisinya dibanding dengan saat tes pertma di Sirkuit Sepang. Hanya tidak diikuti Dani Pedrosa selaku tandem Marquez. Justru Cal Crutchlow malah bisa merangsek kedepan. Begitu juga dengan tim Movistar Yamaha yang digawangi oleh Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo juga punya penampilan lumayan bagus, meski sempat terseok dipapan tengah. Berikutnya ada Suzuki yang relatif lumayan bagus melalui Maverick Vinales meski entah dengan posisi Aleix Espargaro. Itu posisi paling sering di depan. Bagaimana dengan Ducati ?

Andrea Iannone

Andrea Iannone


Ducati malah agak anéh brosis.
Dari semenjak di Sirkuit Sepang…tim pabrikan mereka sepertianya malah kesulitan kompetitif. Jangankan bersaing melawan Honda dan Yamaha, melawan tim satelit mereka sendiri juga terlihat kerepotan. Disini terlihat bahwa Andrea Iannone dan Andrea Dovisiozo sangat kerepotan mengembangkan Ducati GP16. Sementara tim satelit Ducati yang menggunakan motor Ducati GP15 atau motor “bekas” tahun lalu…justru malah lebih sering terlihat di depan melalui Danilo Petrucci dan Hector Barbera. Apakah motor Ducati GP16 sangat sulit di seting sehingga dua Italia bernama Andrea itu kerepotan? Sementara justru tim satelit yang menggunakan motor lama justru bisa bersaing ?
27 Casey Stoner tes pramusim

27 Casey Stoner tes pramusim


Selain itu apakah juga faktor Casey Stoner berpengaruh di tes Philips Island ini ? Seperti diketahui, meski Casey Stoner sudah 5 tahun tanpa pegang motor Ducati, ternyata di Sepang justru dia lebih baik dari semua pebalap reguler Ducati. Baik dari tim pabrikan maupun tim satelit. Padahal untuk tahun 2016, Ducati menurunkan 8 pebalap yang merupakan peserta terbanyak atas nama merk. Bahkan sempat tersiar di paddock bahwa dua pebalapnya grogi melihat performa Casey Stoner. Seharusnya juga mereka malah semakin mengejar dan meminta saran serta ilmu kepada Casey Stoner, jangan sampai malah grogi dan menjaga jarak.

Apalagi untuk di Philips Island kemarin, sengaja oleh Ducati Casey Stoner tidak diturunkan sama sekali. Meskipun begitu semua pebalap di grid motoGP juga tahu, bahwa selama Casey Stoner berada digrid motoGP, titel juara di Philips Island selalu menjadi miliknya. Heemmm…bagaimana ini…
Sudah tinggal tes seri terakhir di Losail Qatar, kok Ducati masih terlihat anteng saja ? Atau malah mereka menyembunyikan kekuatan sesungguhnya ? Bagaimana meurut sampean brosis ???

Pict : from Google
Artikel terkait

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 22 Februari 2016, in motoGP and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 14 Komentar.

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: