Iklan

MotoGP : Karena Mitos Maka Hanya Mick Doohan Yang Berani

Sachsenring; Mick DOOHAN/AUS - 500 ccm -  (Photo by Marcus Brandt/Bongarts/Getty Images)

Sachsenring; Mick DOOHAN/AUS – 500 ccm – (Photo by Marcus Brandt/Bongarts/Getty Images)


Nyobamoto.com – Bro Sis …
Kalau sampean ingat, utamanya para maniak motoGP (d/h. GP500) tentu paham benar setidaknya sejak tahun 2000 siapa pebalap yang meraih juara dunia. Tidak bisa ditolak bahwa mereka memang mewakili jagoan-jagoan yang punya fans masing-masing. Dan pada eranya mereka benar-benar dipuja dan di elu-elukan sebagai dewa diatas jet darat roda dua. Namun meskipun kita habis menyanjung mereka, sejatinya mereka adalah manusia biasa yang kebetulan punya skill mumpuni dibidang balap. Dan kita bisa jadi hanya kalah, mangkanya kita nge-fans pada mereka. Padahal pada sisi-sisi lain mereka kadang juga persis seperti kita. Punya rasa takut dan kadang juga percaya MITOS !!! 😀

Lorenzo Pernah menggunakan nomer satu...tapi dari singkatan namanya

Lorenzo Pernah menggunakan nomer satu…tapi dari singkatan namanya


Yaa… MITOS !!!
Mitos di kalangan pebalap motoGP adalah kutukan bahwa tidak akan ada yang bisa menggunakan nomor 1 selaku juara berturut-turut. Dan ini banyak sekali bukti yang ada. Sampean pasti ngerti alien balap yang tahun kemarin meraih titel juara dunia dan berhasil menang tipis atas rekan satu timnya, yaitu Jorge Lorenzo. X-Fuera ini saat menjadi juara dunia di level motoGP belum pernah pakai angka 1. Tapi pernah menggunakan angka satu yang berupa logo dari singkatan namanya yaitu JL seperti pada gambar diatas. Langsung pakai angka 1 ? Tidak berani dia.
Marc Marquez di Austin 2015

Marc Marquez di Austin 2015


Sementara Marc Marquez sang juara dunia termuda juga demikian. Meski tahun 2013 dan 2014 secara berturut berhasil memenangi balap kasta tertinggi, bahkan secara mutlak memenangi 13 seri dari 18 seri yang ada juga seperti terpengaruh dengan mitos dan tidak berani menggunakan angka 1 pada motornya. Sehingga Marc Marquez tetap menggunakan angka 93 tahun lahirnya sebagai nomor motornya.
The Doctor Valentino Rossi

The Doctor Valentino Rossi


Sementara The Doctor Valentino Rossi yang dianggap adalah dewanya balap sekaligus legenda hidup motoGP, juga tidak pernah menggunakan angka 1 pada motornya. Baik saat menggunakan motor Honda, Yamaha maupun Ducati. Entah karena hanya mementingkan brand dia dengan angka mujur 46 atau juga faktor mitos sehingga tidak pula menggunakan angka tersebut pada motornya. Padahal sebagai juara dunia yang saat ini masih berlaga, bisa saja Rossi menggunakan nomor 1 pada motornya.
Mick Doohan dengan NSR500

Mick Doohan dengan NSR500


Dan kalau ada yang pede menggunakan nomor start 1 selama beberapa tahun berturut-turut, dia adalah Mick Doohan. Pebalap kelahiran Australia ini justru memenangi juara dunia berturut selama 5 tahun. Dan dalam kiprahnya itu dia tidak percaya mitos, dan tetap menggunakan angka 1 pada motor NSR500 nya. Bisa sampean cek di Google atau Youtube untuk video lawas-lawas. Dia tetap menggunakan angka tersebut dampai akhirnya mengundurkan diri tidak ikut lagi balapan. Keren bukan ?

Lha…gimana kalau nurut brosis ?
Diapa kalau begitu orang yang berani melawan mitos atau tidak takut dengan mitos ? 😀

Pict : from Google
Artikel Terkait

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 20 Januari 2016, in motoGP and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 11 Komentar.

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: