Iklan

Honda Dan Yamaha Bisa Kelabakan, Karena Ducati Terlihat Lebih Siap Pakai ECU Dorna

Scott Redding Yang Sukses Tercepat di Tes Privat mengalahkan Marc Marquez

Scott Redding Yang Sukses Tercepat di Tes Privat mengalahkan Marc Marquez


Nyobamoto.com – Bro Sis …
Beberapa hari yang lalu usai sudah tes privat yang dilaksanakan di sirkuit Jerez. Disana memang tidak semua tim melakukan tes karena sifatnya yang sesuai kebutuhan masing-masing tim untuk pengembangan dan penyesuaian dengan regulasi baru yang cukup perlu mendapat perhatian. Karena memang ada 5 perbedaan dari regulasi lama yang perlu untuk disesuaikan dengan motor yang rencananya akan digunakan untuk musim 2016. Seperti yang sudah banyak diberitakan, Honda dengan Marc Marquez serta Dani Pedrosa turut berpartisipasi dalam tes persiapan ini. Begitu pula dengan Ducati yang turun dengan banyak motor dengan berbagai tipe. Baik GP16 terbaru, GP15 dan juga GP14.2

Andrea Iannone

Andrea Iannone


Dari sebanyak 7 motor yang turun, nyobamoto yakin bahwasanya Ducati Corse dibawah kendali Luigi D’laligna atau Gigi memang sengaja mencoba semua tipe Ducati dengan piranti elektronik yangs sama dan menggunakan regulasi yang sesuai dengan regulasi 2016. Dan dari hasil tes privat tersebut terlihat yang diperoleh Ducati sangat memuaskan untuk ukuran sebuah pabrikan. Karena terlihat Ducati lebih siap dan semua ridernya hampir semua mengatakan cocok dengan regulasi baru dengan hal pokok yang sesuai adalah penggunaan ECU seragam dari Magneti Marelli dan ban Michelin. Bahkan kalau kita lihat sampai hari terakhir, Marc Marquez dan Dani Pedrosa dari Repsol Honda masih cukup dibuat repot oleh hasil regulasi baru ini.
Andrea Dovisiozo

Andrea Dovisiozo


Silakan lihat raihan catatan waktu dibawah ini.
1. Scott Redding GBR Pramac Racing Ducati (Desmosedici GP15) 1m 38.9s
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 39.17s
3. Danilo Petrucci ITA Pramac Racing Ducati (Desmosedici GP15) 1m 39.3s
4. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP16) 1m 39.6s
5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP16) 1m 39.7s
6. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 39.93s
7. Hector Barbera ESP Avintia Ducati (Desmosedici GP14.2) 1m 39.9s
8. Loris Baz FRA Avintia Ducati (Desmosedici GP14.2) 1m 40.2s
9. Yonny Hernandez COL Aspar Ducati (Desmosedici GP14.2) 1m 40.4s

Seorang Scott Redding justru bisa meraih catatan waktu lebih baik ketimbang Marc Marquez yang bisanya sangar dalam raihan waktu. Kalau kita lihat analisanya begini :
– Marc Marquez dan Dani Pedrosa menggunakan enjin RC213V 2016 yang masih butuh penyesuaian dengan ECU “kuno” punya Dornas Sports. Yang secara sesnsornya masih dibawah ECU milik Honda dan Yamaha.
– Scott Redding menggunakan GP15 yang sejatinya adalah motor musim 2015 yang sudah klop dengan ECU Magneti Marelli karena memang sudah menggunakannya terlebih dahulu. Sehingga lebih siap 1 tahun memahami ECU tersebut.

Nah terus bagaimana dengan Yamaha Factory yang belum kita lihat progressnya selain hanya melihat tes Valencia usai balapan resmi motoGP? Kita tunggu bersama brosis…kelihatannya untuk sementara Ducati lebih siap dari Honda dan Yamaha meski keduanya paling sering menjejak podium. Apalagi di Ducati saat ini ada tes rider tangguh macam Casey Stoner. Seru tenan iki 2016 🙂

Pict : from Google
Artikel Terkait

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 30 November 2015, in motoGP and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. Om Rossi aja bilang nyoba M1 2016 sama dgn M1 2008.
    Tapi sekali lagi HRC tidak akan mengulangi kesalahan yg
    sama spt tahun ini, soal mesin liar. Semua harus perfect
    sebelum race pertama dimulai. Sepertinya sulit nih Om Wiro
    si Marc Marquez. Asal jangan kebanyakan crash aja spt 2015
    maka niscaya perebutan gelar juara dunia 2016 di seri” terakhir
    tidak terlalu sulit.

    Ducati memang sangat diuntungkan, begitu pula nasib mujur
    Suzuki. Seperti yg kita ketahui, perangkat Seamless Gear Box
    mereka pun bukan murni buatan mereka, tapi buatan pihak
    ketiga, alias mbayar alias beli. Hebat juga ya rumah produksi /
    garasi yg jual SSG itu. Setuju dgn om Wiro progress Ducati
    dan Suzuki sementara berjalan mulus.

    Diprediksi akan ada beberapa seri di mana HRC dan Movistar
    Yamaha dikalahkan tim pabrikan lain macam Ducati dan Suzuki.
    Ducati yg paling depan kans jadi juara di seri awal.

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: