Iklan

Rossi Siap Ke Valencia, Tapi Masih Berharap Banding Ke Mahkamah Olahraga Internasional

Saat Rossi memberi selamat pada Marc Marquez... - entah sekarang -

Saat Rossi memberi selamat pada Marc Marquez…
– entah sekarang –


Nyobamoto.com – Bro Sis …
Seperti kita ketahui bersama, bahwa sebenarnya yang paling kebakaran jenggot dan justru menafsirkan terlalu lebar hingga berita simpang siur sampai seminggu ini ya penonton. Bukan yang terlibat secara langsung seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez. Di sekitar kita juga begitu, beberapa orang membicarakan kejadian Sepang Clash dan dibumbui pendapat pribadi yang saya hanya bisa senyum mendengarnya. Karena memang hal ini sudah mengarah pada pemahaman dan sudut pandang dari fans-fans masing-masing. Tapi ada secercah harapan kala melihat bahwasanya race di Valencia nanti ternyata Rossi akan ikut serta dan tidak mogok atau men-sabot race tersebut. Padahal penggemarnya sudah berharap Rossi tidak ikut karena memperkirakan sangat berat harus start dari grid paling belakang di Valencia. Apalagi Rossi punya sejarah cukup mengenaskan bila di Valencia.

Valentino Rossi dan Giacomo Agostini (Legenda Hidup Juara Dunia 15 x)

Valentino Rossi dan Giacomo Agostini (Legenda Hidup Juara Dunia 15 x)


Dan kali ini, usaha Rossi setelah gagal pada banding pertama yang ditolak oleh FIM mengajukan lagi banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) atau Mahkamah Olahraga Internasional alias Pengadilan Arbitrase Olahraga Dunia yang bermarkas di Swiss. Dalam kesempatan banding ini Rossi memohon dua hal, yaitu :
1) Pengurangan poin penalti, sehingga tidak sampai akumulasi 4. Dengan demikian masih bisa berebut dan melaksanakan kualifikasi sesuai kesempatan di Valencia, atau
2) Penangguhan penalti, sehingga pelaksanaan penalti tidak dilaksanakan pada race Valencia ini. Bisa jadi race tahun depan
:mrgreen:

Nyobamoto menganggap aneh untuk pengajuan banding yang dilakukan oleh Valentino Rossi ini. Dari dua hal diatas, berarti sejatinya Rossi paham bahwa dirinya salah dan pantas untuk dihukum. Tetapi ngenyang (menawar:red) agar dikurangi hukuman tersebut. Atau ditunda pelaksanaan hukuman tersebut.
Dalam kasus sepakbola, pelanggaran yang terakumulasi melalui kartu kuning oleh wasit…tidak bisa di-PETISI atau bahkan ditunda pelaksanaannya. Kalau pemain sepak bola terkena akumulasi dua kartu kuning atau merah, berarti “dipersilahkan” untuk keluar lapangan. Tidak peduli itu pertandingan kelas kampung, nasional atau internasional dan bahkan itu pertandingan semi final atau final. Bila harus keluar ya keluar. Begitu juga di basket. Pemain yang foul sampai lima kali dan harus keluar ya keluar, walaupun dia adalah pemain inti atau pemain utama.

image

The Doctor ?

Jadi bukan karena sedang bersaing di kejuaraan dunia dengan poin tipis, trus Valentino Rossi berharap belas kasihan beberapa pengadil agar lebih mudah dalam mencapai keinginannya. Seharusnya tetap ke Valencia dan siap adu kebut tanpa harus “merengek” pada beberapa pihak demi “memudahkan” mewujudkan ambisinya. Saya kira semua orang di kolong jagat ini mengakui Valentino justru karena aksi-aksi di lintasan sirkuit, bukan melalui hal-hal seperti ini…

Semoga saja seri terakhir di Valencia minggu depan balapan tetap seru dan tidak dibumbui intrik-intrik tidak perlu seperti masuknya dua orang wartawan Italia ke rumah Marc Marquez tersebut.

Pict : from Google
Artikel Terkait

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 1 November 2015, in motoGP and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. Analogi ke kartu kuning merah sepakbola? Sama kah?

  2. Kata mike webb, rossi membalap dg tdk bertanggung jawab

  3. Udah gak sabar nunggu seri Valencia…..

  4. Sekarang FBR & Rossi masih bisa koar-koar, lihat saja nanti sehabis race Valencia baru pada bisa mingkem gak bisa ngomong…!

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: