Iklan

Banding ke FIM dan Race Direction Ditolak, Rossi Ogah Ikut Race Seri Valencia ???

The Doctor Valentino Rossi, mumet

The Doctor Valentino Rossi, mumet


Nyobamoto.com – Bro Sis …
Dari beberapa kabar yang berseliweran terdengar bahwa setelah usai balapan di Sirkuit Sepang dan ditetapkannya Rossi dengan pinalti 3 poin (bukan poin di klasemen) plus 1 poin penalti tabungan saat di Misano, maka Valentino Rossi diharuskan start dari grid paling belakang saat race di Valencia. Entah karena merasa hukuman terlalu berat akibat aksi dengkul yang ada tapi akhirnya Rossi mengajukan banding kepada Race Direction atau FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme). Namun usaha ini juga ditolak oleh pihak Race Direction atau FIM. Karena meski sama-sama tidak fair, dalam pandangan Race Direction Marc Marquez tidak melanggar satupun aturan yang berlaku semenjak GP500 atau motoGP. Sementara Rossi justru terlihat ada gerakan ilegal yang akhirnya menyebabkan Marquez jatuh.

Saat Indah Rossi memeluk Marquez - Entah Terulang atau Tidak -

Saat Indah Rossi memeluk Marquez
– Entah Terulang atau Tidak –


Dan ternyata setelah ditolak oleh Race Direction dan FIM terdengar dari kabar Kantor berita Italia, ANSA (Agenzia Nazionale Stampa) bahwa The Doctor Rossi yang merasa keberatan terhadap hukuman tadi, dikabarkan akan mundur dari race seri Valencia atau seri penutup motoGP. Sekali lagi ini masih keputusan yang belum final atau mungkin Rossi masih emosi dan terburu-buru. Jadi masih dipertimbangkan dan belum keputusan yang fix.

Nah menurut sampean bagaimana masbro mbaksis …
Sekedar usulan saja … 🙂 Monggo …

Pict : Google
Artikel Terkait

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 27 Oktober 2015, in motoGP and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. Panuas mbah…… 😀

  2. Ga da rossi malah bagus, rider sering bikin kontroversi ngapain di eman2. Motogp tnp rossi ora pateken !!!

  3. Rossi sepertinya akan datang dan mencoba meraih gelar ke-10 di sana om Wiro.
    Dgn catatan Marquez juara, Dani runner-up dan Lorenzo ketiga. Trus om Rossi
    ndak usah jauh” dari posisi Lorenzo. Yg penting di akhir unggul tipis 1-2 poin pun
    sudah cukup. Rossi harus bikin start yg bagus, bukannya dia jago dalam hal itu
    di awal-awal lap. Memang Valencia itu sirkuit yg sempit dan susah buat menyusul,
    tapi bukannya menyusul itulah keahlian the doctor. Saya pendukung Marquez, tapi
    saya ndak bisa membayangkan kalo Rossi sampai gagal juara dunia 2015, saya pun
    dulu, dulu ya, pendukung Rossi dan Biaggi, hahahaha … sebenernya lebih sreg
    Rossi yg juara daripada Lorenzo. Soale cuma jadi juara dunialah yg bisa membuat
    suasana MotoGP kembali “normal” spt semula. Kalo Rossi juara dunia, perlahan tapi
    pasti tensi panasnya dgn Marquez akan kembali sportif, bukan dendam. Soale Rossi
    menganggap gelar itu sudah di depan mata, kalo sampai gagal ya apa jadinya.
    Mungkin akan ngamuk tahun depan sejadi-jadnya, bahkan lebih runyam balapannya,
    kebayang peristiwa Philips Island sih ndak masalah, lha kalo peristiwa Sepang,
    yg setelah Marquez jatuh tuh kayaknya nonton MotoGP jadi gimana gitu …. hambar,
    antiklimaks, seperti tidak layak lagi ditonton om Wiro … misal bukan hanya Marquez,
    tapi Lorenzo dan Pedrosa pun jadi korban Rossi gimana. Soalnya tahun depan kan
    tahun terakhir Rossi, pasti dia akan mati-matian utk jadi juara. Lha kalo juara tahun
    ini, kan tahun depan Rossi sudah nyantai (kayanya) kecuali dia mau melewati rekor
    Giacomo Agostini …

  4. semoga ura bner, saiki wis akeh dukungan mbah

  5. Ibaratnya Marquez itu melanggar etika / sopan santun balapan tapi tidak melanggar aturan balapan, sedang Rossi melanggar peraturan balapan. Klo melanggar peraturan pasti ada sangsinya & saya yakin Rossi juga sudah tahu apa sangsinya, masa udah balapan puluhan tahun gak tahu peraturan & sangsinya. Mungkin tadinya Rossi tidak menyangka Marquez akan senekat itu, karena beberapa statement Rossi setelah race di Philips Island Marquez tidak menanggapinya. Rossi pikir mana mungkin yunior mau lawan senior apalagi Marquez sangat mengidolakannya. Ternyata Marquez punya cara lain membalas statement Rossi di media, “Jangan banyak bacot kita fight di lintasan balap saja”

  6. Biang keroknya adalah Dorna. Kalau menerapkan hukuman adil dan tidak pilih kasih, kejadian ini tak kan terjadi. 2 kekecewaan MM adalah kasus Rio Hondo dan Assen yang oleh RD dianggap clean, dan agak menengok lagi tahun-tahun sebelumnya bagaimana dengan mudahnya blackflag dijatuhkan ke MM di Australia. Akhirnya terjadilah aksi “main hakim sendiri” dari MM.

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: