Iklan

Catatan Waktu Tidak Sempurna Marquez. Kedodoran di Sektor 1 dan 4

image

Juara Austin 2015

Nyobamoto.com – Bro Sis …
Kita tahu bahwa Marc Marquez secara telak merengkuh juara di sirkuit Austin selama 3 tahun berturut-turut. Sebuah capaian gemilang oleh rider motoGP yang bisa langsung juara di musim debutnya bareng dengan dipakainya Austin sebagai sirkuit balap. Bahkan record catatan waktuny juga selalu atas nama Marc Marquez. Apakah baby alien ini super sempurna sehingga selalu juara 1 di Austin? Ternyata tidak juga brosis. Ada beberapa area yang MM|93 begitu superior dan dominan. Sebaliknya ada pula sektor dimana dia kedodoran dan kalah bagus dibanding lainnya.


Cekidot buktinya masbro.
Saya sengaja capture saat Marquez sudah mulai memimpin. Dari situ Marquez mulai menjaga jarak dengan mulai memberi gap pada posisi kedua. Marquez berusaha memanfaatkan momen dengan tanpa intimidasi dari penguntitnya.

image

Pada lap 5 ini seluruh sektor (1 s/d 4) dia berhasil lebih cepat dibanding Dovisiozo. Sementara Rossi lebih cepat dari Dovisiozo dan berusaha overtake GP15nya.

image

Terlihat Marquez bukan pebalap super sempurna. Entah ini karena kekurangan dia sendiri, setingan motor atau pengambilan racing line yang kurang tepat. Sehingga lap 7 ini sektor 1 dan 4 kalah cepat dibanding Dovisiozo.

image

Pada lap 8 masih sama. Sektor 1 Marquez lebih jelek bila dibandingkan dengan Rossi yang sangat cepat setelah berhasil meng-overtake Dovisiozo. Tapi pada lap ini Marquez nyaris sempurna dan lebih cepat dari Rossi di sektor 2,3 dan 4. Bahkan raihan top speed nya jauh melebihi Rossi. Sehingga gap kembali bertambah.

image

Pada lap 16 dimana Dovisiozo sudah overtake kembali Rossi, Marquez unggul pada sektor 1,2 dan 3. Sementara kalah pada sektor 4. Tapi top speed Marquez lebih tinggi daripada Dovi. Sementara Lorenzo justru tercepat pada sektor 1 dan sedang pada posisi mengejar Iannone.

image

Di lap 19 Marquez semakin didepan dan jauh tak terkejar. Dengan gap yang sampai 3,6 detik Marquez benar-benar untouchable di Austin. Walau kali ini sendirian Marquez mampu memimpin balapan. Beda dengan tahun 2013 dan 2014 dia ditemani teammate nya Dani Pedrosa.

Sampai menyentuh finish Marquez mencatatkan diri sebagai pebalap yang meraih hattrick di Austin. Hemmm…ternyata Marquez berusaha menutup kekurangannya yang sering kedodoran di sektor 1 dan 4 dengan leading di sektor 2 dan 3. Hemmm…bagaimana progress untuk sirkuit selanjutnya di Termas de Rio Hondo? Kita tunggu bareng-bareng brosis…

Pict : Google dan capture from LE2015
Artikel Terkait

Sent from WiroDroid Tab for WordPress
Email : maswiro@nyobamoto.com
Instagram : MASWIRO
Whatsapp : 0822 4556 0301
Pin BBM : 519C3270

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 14 April 2015, in motoGP and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. Hallo Mas Wiro … catatan waktu sempurna hanya untuk kualifikasi saja … soale nek sempurna semua di semua sektor bisa jadi ada 2 kemungkinan : bisa meng-over lap pembalap paling belakang, kemungkinan lain adalah crash hehehe … unggul 3 – 4 detik dari runner-up sudah cukup sembari menghemat ban dan bahan bakar. Tapi balapan kemarin itu fantastis … saya takut dia akan jump start … mengingat beban berat ada di pundak Marc, tanggungan HRC. Kao Aoyama susah diharapkan soale …

    • Haloo…
      Paham masbro…saat kualifikasi 4 sektor menyala merah semua pada catatan waktunya. Berarti Marquez tercepat pada semua sektor. Hal mana itu memang digunakan untuk meraih pole position.
      Sementara artikel ini ada maksud lain…
      Dengan tidak sempurnanya Marquez pada sektor 1 dan 4, sudah leading 3,5 detik lebih dibanding pebalap kedua. Bagaimana andaikan Marquez sempurna di semua sektor?
      Itu yang sekedar ber-andai-andai 😀

      • Betul om Wiro … minggu besok ya di Argentina … semoga bisa menang lagi dan melanjutkan momentum ini. Jujur kemarin pas nonton, takut ini bocah ndak bisa menanggung beban berat dari HRC, takutnya bikin jump start / nyungsep saat balapan, ternyata dia bisa melakukannya. Seperti pembalap senior, sangat tenang, kalem, dan penuh perhitungan. Ndak grogi dikejar om Rossi dan Dovi. Mantap tenan.

  2. padahal topspeed yang paling tingi kalau gak salah kemarin itu hirosi aoyama

    http://orongorong.com/2015/04/14/nvl-ini-pakai-ban-kecil-piye-perasaanmu/

  3. tapi kalau bagi marquez….. dan pecintanya… yang penting menang… dan top cer

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: