Iklan

Boring race? Not Yet Bro Sis. Agostini-era Doohan and Rossi Precisely Very Boring

Sudah lepas tangan sebelum garis finish :)

Sudah lepas tangan sebelum garis finish 🙂


Nyobamoto.com-Masbro Mbaksis…
Dari beberapa status di FB dan juga komentar saya senyum-senyum ketika banyak yang mengatakan bosan atau boring melihat balapan motoGP saat ini. Entah apapun alasannya, karena Marc Marquez yang terlalu dominan atau bagaimana sehingga anak ini menyandang 5 pole position sekaligus 5 podium pertama. Itu baru yang terlihat langsung. Marquez sendiri selain itu disebut juga sebagai Record Breaker dan kemarin do’i juga memecahkan rekor Dani Pedrosa di sirkuit ini yang telah tertanam sejak 2008. Kerén banget-lah pokoknya…

Marc Marquez Pemimpin Klasemen  dengan 125 poin

Marc Marquez Pemimpin Klasemen dengan 125 poin


Kembali ke masalah bosan atau boring brosis.
Beberapa orang yang bilang balapan menjemukan, membosankan atau mem-boring-kan…mereka mungkin lupa bahwasanya Marc Marquez belum dominan dibanding senior-seniornya. Marc-Marquez baru 1 kali juara dunia tahun kemarin masbro mbaksis. Sementara tahun ini baru berjalan 5 seri dan belum bisa diambil kesimpulan kalau dia dominan dan bakalan juara dunia. Sekali lagi belum masbro mbaksis…
Mike Doohan dengan NSR500

Mike Doohan dengan NSR500


Saya kutip sebuah ungkapan yang saya ambil dari sana-sini :

“dibilang bosan…tp nonton sampai titik siar penghabisan…dibilang tidak menarik…tapi tak sabar menunggu race berikutnya…dibilang gak seru…padahal hatinya kesal jagoan kalah melulu…”. Trus maksudnya gimana??? 😀

Dari wikipedia disini, terlihat jelas bahwa balapan belumlah masuk taraf membosankan. Karena sejatinya belum ada pihak yang super dominan. Sangat beda juah bila kita lihat di wikipedia tersebut. Ada beberapa nama yang sangat dan super dominan. Sehingga balapan dari tahun ke-tahun seperti hanya diisi oleh orang itu-itu saja. Cékidot masbro mbaksis…
1962 – 1965 (4 tahun berturut) : Mike Hailwood dari Inggris
1966 – 1972 (7 tahun berturut) : Giacomo Agostini dari Italia
1990 – 1992 (3 tahun berturut) : Wayne Rainey dari Amerika
1994 – 1998 (5 tahun berturut) : Mike Doohan dari Australia
2001 – 2005 (5 tahun berturut) : Valentino Rossi dari Italia
Data diatas silakan di cross check dengan link wikipedia yang saya siapkan diatas. Hal ini hanya berdasarkan nama pebalap yang sangat dan super dominan. Terlihat bahwa Marc Marquez belum ada apa-apanya untuk jumlah bilangan Juara Dunia berturut-turut. Sangat jauh bila dibandingkan dengan para seniornya diatas.

Valentino Rossi dan Giacomo Agostini

Valentino Rossi dan Giacomo Agostini


Jadi…kalau menurut saya, gak usah lah terlalu heboh dengan bilang bosan atau boring. Wong Marquez juga anak kemarin sore, makanya disebut baby alien yang kebetulan menjadi Baby Champ. Juara dunia baru sekali…masih mending Casey Stoner dan Jorge Lorenzo yang malah sudah 2 kali Juara Dunia. Apalagi kalau dibanding dengan sang senior diatas yang juaranya berturut-turut minimal 3 tahun. Apa nggak super bosen tuh? Karena super dominan…

Gimana Brosis? Sepakat dengan saya kalau MotoGP kali ini masih asyik buat ditonton? Belum membosankan karena masih belum ada yang dominan. Marquez? Masih sekali juara dunia brosis. Jangan aneh-aneh membayangkan Marquez akan 5 tahun berturut menjadi juara dunia kayak Mike Doohan dan Valentino Rossi. Dengan demikian sampean akan sehat 😀

Pict : from Google
Artikel Terkait

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 19 Mei 2014, in motoGP and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 50 Komentar.

  1. Yang bilang marquez sekarang boring pasti fby wkwkwk. Kalau Rossi dulu dominan dan dikatakan tidak boring ya itu kata (fbr+fby) kerana sewaktu dulu musim 2003 di Repsol Honda, Rossi sangat keterlaluan dominannya dan boring
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

  2. Hmmm..gimana yaa…yg muda2 belum ada yg sebagus MM jadi gak ada duel seru. DP seperti biasa dari tahun ke tahun begitu, JL malah masih mlempem kalah semangat dibanding mbah Rossi. Berharap Yamaha & Ducati motornya bisa lbh kenceng biar seru balapannya…

  3. bosen kok nyalahin mm93? lha dulu jaman vr46 di hrc ada lawan semacam sete, biaggi, capirossi, dll.. coba jaman dulu nggak ada mereka.. :mrgreen:

    • Mangkanya…
      Opini saya MM belum terlalu dominan. Toh baru Juara Dunia sekali
      Sementara yang tak tulis diatas itu minim Juara Dunia 3 tahun berturut 🙂

  4. kalo ane sih paling suka pas motogp taun 2006-2009
    abis itu ya touring motogp 😀

  5. Suzuki Satria Blackfire II bakal meluncur (Kamis 22/5/14)
    http://motobikerz.com/archives/4319

  6. aku seh oke, tapi yo ttp kecewa mas nontone…
    ogak onok gasak”an kan gak seru…

    opo yo aku kudu melu balapan ??
    hahaahhaaa

    #akukudupiye !????….

    http://arrayprojects.wordpress.com/2014/05/19/hyosung-gd250r-siap-tempur-di-kelas-sportbike-250cc/

  7. brigade jalan rayq

    nonton ga tiap hari juga ya mbah. memang bosen itu ada. tapi kemarin tertutupi sejenak. kalo saya bosen karena ga ada selap selip mbah. sekarang turing. karena teknologi jaman sekarang pembalap biar mepet tetap sulit buat nyelip nyelipan. kalo dulu giacomo, doohan, raynei, rossi, dll memang pernah dan suka ngacir sendiri di depan. tapi banyak selap selip sebelumnya. kalo rossi dulu seingat saya di honda bisa jauh banget di depan tetap ngebosenin. karena yang di belakang asik selap selipan. gitu mbah.

    tapi karena motogp ga tiap hari tayangnya jadi saya tidak mudah bosan. hehe. apalagi sekarang video editingnya muante. kualitas HD. slow motion. kamera dari heli. angle pengambilan gambar ga bikin mata jenuh. juozzzzz sutradaranya. haha. ciyeeeeee

  8. Sorry ni om ya.. Kita g sependapat sama sekali. Beda boleh kan.
    Ane sih bilang motogp bbrp thn belakang ngebosenin. Ane nonton motogp dr zaman doohan. Dimana saat itu kekuatan tunggangan hampir sama, skill pembalap lah yg jadi faktor utama. Banyak terjadi aksi dan kesalahan pembalap saat itu, disitulah ramenya. Sekarang motogp dah kayak turing di sirkuit. Khusus taun kmrn yg rame cm 1 seri itu jg karena aspal makan ban.

    Yaahh ane sih liat aksi di sirkuit bukan nonton data

    • ​​​‎​”̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ​​​‎​”̮
      Gpp masbro. Boleh kok beda sudut pandang…
      Ya ntar kalau memang bener sudah nggak seru
      Dan semua penonton Ǧ̩̥äķ.ada Чªήğ lihat…
      Paling sirkus balap versi Dorna ini akan ditutup…
      Itu saja sepertinya Чªήğ mungkin terjadi 😀

  9. Ngalahin Marc tuh tinggal disenggol aja biar jatuh..opss he he just kidding
    http://cahyadip.wordpress.com/2014/05/19/ban-pcx150/

  10. Menurutku Motogp masih seru di tonton, soalnya penasaran banget kira-kira siapa yang bisa menghentikan dominasi Markonah, sebagai FBR sejati aku berharap cak Rossidin bisa konsisten memberikan perlawanan Markonah di setiap seri, ambisi cak Rossidin masih membara memburu gelar juara dunia ke 10.

    • Lhaaa…ini bagussss
      Masih tetap optimis. Seperti juga Rossi yang masih optimis 🙂
      Lanjutkan masbrooo…ojok bosen disik 😀 Rossi aé gak bosen balapan

  11. jaman rossi ga ngebosenin om.
    dia pintar bermain drama.
    itu bedanya mang rossi.

  12. semua ada masanya….sekarang masanya MONSTER MARC yg lain harus mengejarnya….yng bilang boring pasti yg jagoannya FBY kalah teruss….YMHA aja ngak bosan sponsori walaun YMHA tertatih2 mengejar HONDA…

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: