Opini_Balapan Di Sirkuit Sentul Internasional Saja Khusus Safety

Logo Indoprix

Logo Indoprix


BroSis semua…
Secara mengejutkan, kemarin pagi hari minggu IWB.com melalui artikelnya, menyebutkan bahwa Yamaha mengurungkan niatnya untuk mengikuti balap 150cc resmi di kejuaraan Indoprix 2014. Indoprix selama ini memang menggelar balapan paling besar di seantero Indonesia. Pada saat-saat dahulu memang dibalapan ini paling sering adalah balapan bebek. Sementara bahkan mengerucut ada balapan 110cc serta 125cc. Tapi seriring perkembangan jaman, akhirnya ada pula kejurnas yang memperlombakan motor-motor yang lebih dari itu.

Wiro : Mengapa YIMM nggak turun balap pak? Abidin : Mau ngebut dimana? Sirkuit sangat kecil kok Wiro : Ya di Sentul Besar pak Abidin : iya...ya...

Wiro : Mengapa YIMM nggak turun balap pak?
Abidin : Mau ngebut dimana? Sirkuit sangat kecil kok
Wiro : Ya di Sentul Besar pak
Abidin : iya…ya…


Bahkan 2 tahun terakhir juga sudah ada balapan untuk motor sport resmi 250cc. Dan yang sudah ikut balapan disini ada Honda yang menurunkan CBR250R dan juga Kawasaki yang menggunakan Ninja250R (karbu). Tapi tahun ini kemungkinan yang turun bukan lagi dua silinder, karena Kawasaki sudah mempunyai jagoan baru untuk menandingi motor single cylinder CBR yaitu Ninja Mono. Dan balapan sport dengan motor inilah menjadi tonggak keinginan motor lain. Akhirnya tahun ini pihak penyelenggara balap juga akan menggelar balap motor sport 150cc. Apalagi tren motor sport 150cc 4 tak di Indonesia sedang pada taraf booming.
OMR R15 di Sentul International Circuit

OMR R15 di Sentul International Circuit


Pihak penyelenggara balap Indoprix yang juga didukung oleh IMI (Ikatan Motor Indonesia) akhirnya mempersiapkan regulasi awal untuk penyelenggaraan balap yang kemungkinan diperkirakan sangat seru. Karena setidaknya ada 3 (tiga) pabrikan yang bermain disana secara kubikasi. Motornyapun tiap hari kita lihat riwa-riwi dijalanan Indonesia. Yamaha yang secara penjualan memimpin kategori sport 150cc ini dipastikan menggunakan New Vixion. Sementara Honda juga punya penantang dengan motor CB150R Streetfire. Sedangkan Suzuki yang tidak punya motor sport 150cc, diperkenankan menggunakan jagoan mereka yang berwujud ayago Satria FU150cc, meski diharuskan menyesuaikan regulasi berat yang seimbang dengan New Vixion dan CB150R.

Tapi sewaktu kejuaraan ini mendekati digelar, YIMM yang sudah men-declare tim balapnya mengatakan tidak akan turun menggunakan New Vixion dengan alasan “pusat tidak memperbolehkan“. Mereka akan turun dengan motor sport jagoan mereka yang paling dinanti banyak konsumen, yaitu YZF R15. Selang kurang lebih satu bulan saat Indoprix 2014 di launching, ternyata YIMM merefisi statemen sebelumnya bahwa R15 mereka juga tidak akan diturunkan di kejuaraan resmi kelas sport 150cc. Kali ini mereka menggunakan alasan bahwa faktor keamanan menjadi prioritas. Dan menganggap dari 5 seri (5 sirkuit yang digunakan), hanya Sirkuit Sentul di Bogor dan Sirkuit Binuang yang layak untuk digunakan balap kelas motor sport 150cc. Waduhh. Walhasil Mereka menyatakan tidak turut serta dalam Indoprix 2014 untuk kategori motor sport 150cc.
Old Vixion dari Privateer yang sudah memastikan diri turun

Old Vixion dari Privateer yang sudah memastikan diri turun


Kekecewaan jelas melanda masbro. Jangankan pebalap, kita-kita yang cuma bisa menontonpun juga menyayangkan hal ini. Mengapa sampai YIMM mundur dari balapan sport 150cc. Baik menggunakan New Vixion maupun R15. Bahkan disinyalir Honda (menurut artikel IWB.com) juga belum pasti ikut. Lha kan lucu kalau akhirnya yang balapan cuman ayago Suzuki Satria 150. Gak jadi greget kalau cuman Satria FU saja, lha wong jadinya juga OMR. Bener nggak brosis?
Masak Indoprix 150cc hanya jadi  OMR FU 150?

Masak Indoprix 150cc hanya jadi OMR FU 150?


Sekedar saran dan unek-unek nyobamoto saja brosis, meski belum tentu dipakai, tapi ini semua demi balapan yang lebih fair dan safety seperti alasan YIMM.
1. Gunakan hanya Sentul Besar atau SIC (Sentul International Circuit) serta Binuang bila memang alasannya safety. Karena gravel dan space dengan penonton cukup mumpuni.
2. Tidak ada alasan lain selain menggunakan sentul, karena toh hanya motor berkubikasi 150cc (R15, CB150r dan FU 150). Sementara Sentul jangankan 150cc, motor 600cc Super sport juga balapan disana dan tidak hanya berkelas nasional saja, melainkan Asia/Internasional juga.
3. Tidak ada alasan trek pasar senggol seperti balapan bebek selama ini dengan karung pasir yang dianggap kurang safety.
4. Demi variasi balap bila menggunakan sirkuit Sentul, bisa menggunakan searah jarum jam / CW (Clockwise) dan berlawanan jarum jam / CCW (Counter Clockwise).
5. Dengan menggunakan Sentul Besar, setidaknya sama dengan Indoprix 250cc yang juga hanya digelar di Sentul Besar, tidk di sirkuit kecil atau pasar senggol 😀
6. Dan kemungkinan-kemungkinan lain yang pasti akan ada solusi / perumusannya.


Dengan demikian setidaknya anggapan tidak safety sudah gugur. Karena YIMM dan AHM juga pernah menggelar OMR di Sirkuit Sentul. Jadi dipastikan bahwa seharusnya solusi ini termasuk bisa digunakan sebagai inputan untuk para pihak yang akan bertanding. Gimana brosis? Usulan solusi versi saya tersebut? Monggo opini sampean di kolom komentar…
Matur nuwun 🙂

Pict : from Google
Related Posts

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 7 April 2014, in Indoprix and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 74 Komentar.

  1. walah lagi eruh aku mbah

  2. sepertinya itu bs masuk akal, sambil menunggu dan memaksa pemerintah utk bikin sirkuit layak lainnya
    http://78deka.wordpress.com/2014/04/07/yamaha-berusaha-mengikat-lorenzo-dan-rossi-lebih-lama/

    • Betulll…
      Jalankan dulu, sambil punya nilai tawar ke pemrintah bahwa balap
      juga punya prestasi di mancanegara. Kapan lagi kalau tidak segera
      dimulai sekarang 🙂

  3. yang di singgung-singgung cuma si bebek kok om… 😀

  4. setujuu..pasti ada solusi memang kalo niat..kecuali memang dari awal sudah tak ada niat..
    _________________________
    http://motorcyclefunblog.wordpress.com/2014/04/07/gsx-600cc-harga-pelajar/

  5. nice opinion mas,,,harusnya kalo demi penjenjangan yang lebih baik, dan solusi fifty:fifty…memang satria fu yang sebaiknya ngikut di sentul besar, bukannya malah motor full fairing yang dipaksakan di sirkuit kecil

    ——————————————-
    di sirkuit pasar senggol 250 cc pun bisa nguber-uber 1000 cc

    http://lovemotobike.com/2014/04/07/kalau-udah-main-di-sirkuit-pasar-senggol-motor-1000-cc-pun-bisa-diuber-uber-sama-motor-250-cc/

    • Betulll…
      Satria F selaku motor yang paling berbeda ngikut 2 yang sudah
      pasti yaitu R15 dan CB150 SF. Toh dia juga menyesuaikan berat
      dengan kemungkinan penambahan tangki bahan bakar didepan
      pula…sehingga riset sekalian aja untuk Sentul Besar (SIC)

  6. minta turun di open class mungkin, biar mesin cadangannya banyak
    bensin lebih banyak, serta kompon lebih lunak
    #eh itu moto gp ya

  7. YIMM cuma was was sepertinya..padahal sikap was was itu tidak baik :mrgreen:

  8. speed dibatasi,pasang plang PELAN-PELAN, sirkuit non permanen, BENJUT TIDAK DIJAMIN

  9. Setuju pollll….kudu nang circuit yg layak untuk speed dan safetynya jg dapet…
    Ibarat mau makan Nasi…Pantesnya ya di piring….bukan malah di mangkok….

  10. cuma bsa ndowehh…jhe.

  11. harusnya sih emang di sentul besar, ini motor sport lho, pastinya jg sudah dioprek habis2an.
    sedangkan sentul gokart paling panjang trek lurusnya 100an meter,..ya gmn mau nunjukin performa motor…bisa2 malah motor sportnya yg keog, kan malu abis…secara hampir semua pembalap kan juara2nya balap bebek
    http://masshar2000.com/2014/04/07/valentino-rossi-jika-saya-pensiun-saya-titipkan-yamaha-ke-jorge-lorenzo/

    • Makanya opini saya mendorong mencontoh Kejurnas
      250cc dan 600cc. Toh semua dilaksanakan disana
      Jadi Gά̲к̲̮̲̅͡ ada alasan buat YIMM dan AHM untuk Gά̲к̲̮̲̅͡ ikut…
      Wong mereka sudah pernah OMR di Sirkuit Sentul… Îчα kan?

      • iya bro tapi IP150cc gak disetarakan dengan kelas 250 dan 600 disirkuit besar, tapi disetarakan dengan kelas bebek disirkuit gokart makanya YIMM gak mau

        • Itu dia “salahnya”…
          Sekarang usulan dari opini saya adalah Kejurnas 150cc
          itu menggunakan Sentul Besar atau Sentul International Circuit 🙂

          Supaya pebalap bener² belajar dengan motor yang benar,
          dan sirkuit yang juga benar tentunya

          CMIIW

  12. kayak singapura aja pakek sirkuit jalanan 😀

  13. jauh jauh hari sebelum ada pernyataan NVL gak diturunkan karena pusat dan sebelum regulasi IMI 2014 muncul sudah ada pernyataan soal safety dari YIMM kok

    coba baca baik baik disini
    http://iwanbanaran.com/2013/10/07/lu-jual-gua-beli-seru-pak-supriyanto-yimm/

    • Bener masbro…
      Saya juga sudah tanyakan langsung ke pak Abidin (pict diatas)
      Makanya…eman kalau niat baik semua pabrikan yang ada tidak
      segera di follow up menjadi keputusan atau regulasi yang lebih baik
      .

      Semoga semua seri bisa dilaksanakan di Sentul International
      layaknya kejurnas 250cc dan 600cc. Sehingga percepatan
      lahirnya pebalap Indonesia bukan lagi hayalan… 🙂
      Amin

      CMIIW

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: