Iklan

Panasonic Lumix DMC-FZ50. Salah Satu Senjata Lawas Nyobamoto.com

Panasonic Lumix  DMC FZ50_tampak depan

Panasonic Lumix DMC FZ50_tampak depan


BroSis sekalian…
Minggu pagi ini sebenarnya ingin jalan-jalan sambil njepret. Tapi kok malas melanda. Malah akhirnya cuman elus-elus kamera saja 😀 Akhirnya malah justru nyalakan laptop. Hadeuuhh 🙂 Sekedar mengingat dan pegang-pegang kamera yang mau saya ajak jalan-jalan, yaitu salah satu senjata jepret untuk saya share di blog ini. Memang sih relatif sudah jarang saya pergunakan, dibanding saat awal-awal blog ini lahir. Tapi bukan itu…manusiawi sekali, bila ada yang baru yang lama biasanya mulai terabaikan :mrgreen:
(Analogi ini cocok untuk istri lama dan istri baru bisa nggak ya?)
#eehh

Panasonic Lumix  DMC FZ50_tampak belakang

Panasonic Lumix DMC FZ50_tampak belakang


Saya tahun 2007 membeli kamera ini. Pilihan saya saat itu memang benar-benar menyesuaikan kondisi. Saya beli cash ke toko Rp. 5.500.000,-, meski aslinya separuhnya hutang :mrgreen: Pilihan jatuh ke Panasonic Lumix DMC-FZ50. Padahal oleh toko juga diberi pilihan merk lain yaitu Fuji. Belum masuk dan mampu secara dana untuk melirik Nikon maupun Canon 🙂 Beserta asesoris tambahan seperti tas dan filter UV untuk lensa hampir 6 juta lah saat itu uang yang harus saya keluarkan. Kamera ini memang adalah jembatan antara pocket (genggam) dan DSLR. Mengapa saya bilang demikian? Karena saya memang berniat belajar dengan sungguh-sungguh setelah bertahun-tahun pernah pegang kamera analog pada awal 1990.

Belajar yang saya maksud adalah suatu saat saya akan beli DSLR. (Akhirnya terbeli juga D3100 dan D90). Sementara mengapa saya beli kamera yang masuk dalam kategori PROSUMER, itu benar-benar ingin belajar semua fitur yang ada tanpa banyak berfikir eman dengan jumlah shutter counter. Kamera ini benar-benar mewakili rasa penasaran dan haus belajar saya. Inputan dari beberapa orang yang saya anggap tau dan jauh lebih paham sangat membantu. Sehingga meski terengah-engah bulan berikutnya untuk membayar cicilan, tapi tergantikan oleh puasnya bisa belajar moto-memoto.

Lensa : Zoom ring & Focus ring Fitur : mode AF, AF macro & MF Joss Banget...

Lensa : Zoom ring & Focus ring
Fitur : mode AF, AF macro & MF
Joss Banget…


Sedikit keunggulan yang pada 2007 lalu menjadi pilihan :
1. Prosumer dengan Bodi menyerupai DSLR (DSLR look lahh)
2. 10 mpix saat itu, lebih dari cukup.
3. Lensa by Leica dengan 12x optical zoom yang setara dengan 35-420 mm.
4. LCD yang swivel, bisa buat ambil sudut ekstrim sekalipun
5. Batrei lithium ini saya suka dibanding Fuji yang saat itu dikomper
6. Zoom ring, bukan tombol seperti kamera poket
7. Focus ring, enak buat belajar manual fokus dan makro
8. Murah dibanding DSLR entry level saat itu 😀
9. Lebih keren dibanding moto pakai camdig/pocket :mrgreen:
10. dan lain-lainnya
Battery Lithium DMC FZ50

Battery Lithium DMC FZ50


Tapi bukan tidak ada kekurangannya, meski masih bisa saya tolelir 😀
1. Kapasitas batrei kurang besar, sehingga saya harus pengadaan batrei lagi
2. LCD Swivelnya paling sering ada masalah, menurut rekan lain yang pakai. Mesti alhamdulillah punya saya tidak
3. Sensornya masih CCD, sedang saat itu mewabah CMOS yang lebih bagus.
4. sepertinya itu saja 🙂
LCD Swivel yang mantab. Selfie sudah sangat bisa dengan ini :)

LCD Swivel yang mantab.
Selfie sudah sangat bisa dengan ini 🙂


Itu brosis, satu senjata lawas nyobamoto.com untuk awal-awal ngeblog dan tentunya belajar cari uang juga dengan itu. Saat ini demi mengikuti teknologi yang berkembang…kadang terbersit menjualnya, daripada hanya teronggok diam tidak terpakai. Sayang kondisi sudah kurang layak, jadi juga bingung mau menjualnya 😀
Mantab kan? Prosumer seperti DSLR lho

Mantab kan?
Prosumer seperti DSLR lho


Gimana brosis? Ada yang punya kamera ini atau setidaknya seangkatan dengan ini? Monggo share dikolom komentar yaaa 😀

Pict : edit from Google
Related Posts

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 6 April 2014, in Fotografi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 67 Komentar.

  1. Ane coba jawab yg ini aja deh :”manusiawi sekali, bila ada yang baru yang lama biasanya mulai terabaikan :mrgreen:
    (Analogi ini cocok untuk istri lama dan istri baru bisa nggak ya?)”
    Jawabannya : Cocok banget masbro.. 😀

  2. Saya punyanya kamera di hape Xperia Z ini. Yg D3200 dipake anakku 😦
    http://cahyadip.wordpress.com/2014/04/05/pcx150-mau-dilokalkan-duh/

  3. d3100 e kekne aku wae neg nu mbah
    #mendemnikon

  4. saya blm pernah punya begituan mas…masih pake pocket camera sama kamera hape :mrgreen:

  5. Pernah punya DMC-FZ28 tp wis didol.

  6. wah prosumer jos itu.
    Saya ada canon 450 mas, dari bli th 2008 mpe skrg jrg dipake.
    Trnyta ga gt hobi photografi saya. 😀

    • Wahhh…
      Eman masbro. Dipakai saja. Gpp sekedar dokumentasi keluarga…

      ╔══╦═╦═╦══╦═╦═╗
      ║║║║║║║╠╗╔╣║║║║
      ║║║║╦║║║║║║╦║╔╝
      ╚╩╩╩╩╩╩╝╚╝╚╩╩╝ tuh
      2008 belum mampu saya beli Nikon or Canon… 😦

  7. pengumuman = ” saya menerima hibahan dg ikhlas ” ….
    ……………………………………………………………………………..wkwkwkwkkkkk

  8. kalo boleh tai dilepas berapa om?

  9. kalo saya punya yang panasonic fz20,cuma sekarang bingung cari baterai nya soalnya yang lama sudah drop. Soal hasil foto masih ok

  10. Riding Suzuki RK Cool 2012 dari Bali ke Jakarta. Siapa nih?
    http://motobikerz.com/archives/2998

  11. tetangga menerima hibah asal ikhlas dan disertai tutorial aturan pakai :mrgreen:

  12. nek didol aku yo minat mas…hehe

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: