Gereja Mount Zion di Inggris yang Berubah Menjadi Masjid

Gereja Mount Zion

Gereja Mount Zion


Saat istirahat nunggu berbuka, iseng nyelonong kesana-kemari. Agak surprise membaca beberapa link di dunia maya yang membahas sebuah masjid di Inggris. Sebetulnya bukan sesuatu yang menghebohkan. Tapi inilah fakta yang terjadi. Di Indonesia yang kadang sering mengklaim bahwa negara berbudaya dengan tingkat toleran paling tinggi harus berfikir ulang untuk hal tersebut. Benarkah kita sudah seperti itu? Lha ini di Inggris yang notabene nggak sesumbar sebagai negara toleran, tapi kejadian ini malah terjadi disana. Pingin tau jelas-nya? Nih cekidot dibawah atau link asli disini.

Gereja Masjid di Inggris 3
Sudah lama terbengkalai. Digunakan untuk toko dan pabrik. Kini bangunan itu beralih fungsi. Adalah gereja di wilayah Clitheroe, Lancashire, Inggris, yang diubah menjadi masjid. Alasan utamanya, karena sudah lama tak terpakai dan banyak warga Muslim di sana yang membutuhkan sebuah masjid untuk beribadah. Semua kalangan sudah mengizinkannya. Benar-benar toleransi beragama yang sungguh harmonis. Dulu kala, bangunan ini adalah sebuah Gereja Mount Zion. Paling terkenal di Clitheroe, kala itu. Bahkan sempat menjadi lukisan masterpiece karya seniman kenamaan, Laurence Stephen Lowry. Judul gambarnya, A Street in Clitheroe — Jalan di Clitheroe.

Namun entah mengapa gereja ditutup selama 14 tahun. Beberapa kali gereja ini berubah fungsi menjadi toko amunisi, pabrik kotak logam dan garmen. Sejak itulah, warga Muslim mengajukan gereja tersebut berubah fungsi sebagai masjid sejak tahun 2006. Meski sempat ditentang banyak pihak, terutama dari anggota partai sayap kanan, Partai Nasional Inggris, yang terkenal rasis, kala itu, pengajuan warga Muslim di sana akhirnya disetujui.
“Dukungan dari beberapa wilayah sangat baik. Kami mendapat reaksi positif dari kelompok antar-keyakinan. Dan masyarakat atheis juga berada di balik proyek ini,” ujar Ketua Pusat Pendidikan Islam Media di Lancashire, Farouk Hussain, seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (31/7/2013).

Dukungan juga datang dari Kanselir Clitheroe, Jim Shervey. Dia bilang, warga Muslim berhak beribadah di mana pun. Pertentangan sudah berhasil diselesaikan. “Gedung ini dipakai untuk kepentingan positif. Dan jelas lebih baik digunakan daripada kosong tak terpakai,” kata Jim.
Kini 7 tahun telah berlalu. Proses konversi gedung tersebut sudah menginjak tahap akhir. Tinggal dipasang pemanas, lampu, dekorasi dalam, pintu dan jendela. Dana pun masih dikumpulkan.

Indahnya Toleransi
Keindahan toleransi juga terpancar dari Skotlandia, Inggris. Gereja Episkopal St John di Aberdeen yang kuno dan megah memberikan ruangnya untuk Masjid Syed Shah Mustafa Jame yang berada di sebelahnya. Saat cuaca ramah, tak jadi masalah. Namun kala musim dingin yang disertai angin kencang, para jemaah terpaksa beribadah di tengah cuaca membekukan, di atas trotoar yang kasar.
Melihat kondisi tersebut, Gereja St John membuka pintunya lebar-lebar bagi umat muslim yang ingin menunaikan ibadah salat. Lima kali dalam sehari. Dan terutama saat Salat Jumat

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 1 Agustus 2013, in Ramadhan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 16 Komentar.

  1. pertamax disik…

  2. Weassss poko’e pondiummmmmm 😀

  3. Indahnya kbersamaan…

  4. Negeri kita ini sebenarnya memang toleran kok. Lihat saja, meskipun mayoritas Muslim, tapi hari libur yang dipilih hari Minggu, kalender yang digunakan kalender Masehi. Ah orang sekuler saja yang manja dan kolokan, ketika ada intoleran mereka koar-koar biar dilihat internasional, tapi toleransi yang terjadi sehari-hari mereka sembunyikan.

  5. Muslim Indonesia yg menjadi kaum mayoritas dari sejak merdeka sudah toleran koq.. sayang ada pihak2 yg men-generalisir kaum muslim karena kasus2 tertentu dan di-blow up media secara tidak berimbang biar terkesan muslim indonesia belum bisa toleran terhadap umat lain.

  6. Wah! Subhanallah.. masjidnya bentuknya jd gothic begitu ya…
    jangan lupa kunjungi blog aku ya : http://fchrz.wordpress.com

  7. indahnya kerukunan beragama….

  8. Hmm… kalian blm tau apa yang terjadi di sana.
    Perlu diketahui jangan GR dulu dengan keadaan di sana.
    Bukan toleransi yang terjadi di sana, akan tetapi mereka telah kehilangan kepercayaan terhadap Tuhan mereka sendiri. Banyak diantara mereka yang tidak lagi ke Gereja dan akhirnya menjadi atheis. Boleh dikatakan negara2 barat sebenarnya telah menjadi negara atheis. Makanya mereka gk peduli jika umat Islam men-take over Gereja2 di sana. Klo dibilang toleransi gk juga. Kita aja yang ke GR-an, banyak mesjid yang dibakar atau dijadikan aksi vandalisme di sana. Itulah orang Indonesia, makanya gk heran dijajah 350tahun oleh Belanda. Dengan keluguannya sering kali ditipu oleh pencitraan, padahal keadaan yang terjadi di sana bukanlah situasi yang lengkap.

    Banyak orang kita yang mengagungkan budaya barat saat ini, menyedihkan. Padahal dibelahan dunia lain (US, Europe, dll) banyak orang2 non muslim yang berbondong2 memeluk agama Islam yang rahmatan lil alamin.

    Akhir zaman ini hanya akan ada dua kubu di atas dunia yang akan bersiteru, yaitu penyembah Allah SWT dan pengikut Iblis.

    Kebangkitan Islam sedang berkembang menanti munculnya Imam Mahdi dan Jesus as.

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: