Wisata_Ke Pantai PAPUMA Jember

Pantai PAPUMA dengan perahu nelayan-nya


Beberapa waktu yang lalu, saya menyempatkan ikut ajakan mblakrack, yang lagi² tidak menggunakan motor. Alias naik kendaraan beroda banyak :mrgreen: Pulang dayi Yogya memang cukup capék setelah 3 hari, tapi masih harus ada kegiatan di Polres Malang dalam rangka Hari Bhayangkara, dan ketika fisik belum pulih benar sudah pingin ke Jember. Benar² mantab lah pokoknya 😀

Tetep pingin gaya 😀


Saat malam hari, saya sudah di bbm bahwa kumpul jam setengah 5 pagi! Waduhhh…Pagi amatt? Tenan tah yok opo iki? Dengan sedikit menggerutu, malam itu saya pasang alarm di ketiga ponsel untuk bisa mbangunin tepat waktu. Lha wong jam segitu itu pas enak²nya tidur 😀 Walhasil jam 4 pagi sudah bangun. Karena sudah packing, tinggal siap aja berangkat. Sayang belum Adzan Subuh untuk wilayah Malang dan sekitarnya. Terpaksa berangkat belum sholat subuh. Tetapi sudah mempersiapkan diri untuk sholat di tempat nitip motor. Sip sesuai rencana beberapa orang sudah kumpul (biasaaaa molorrrr). Setelah memarkir Vario dan sholat Subuh, saya langsung gabung dengan lainnya. Bis yang di sewa juga datang.

Citra Satelite : Dari angka 1 ke angka 2 trus 3 kalau jalan jauuuuuhhh 😦


Jam 5 pagi lewat (cmiiw) berangkat menuju Jember. Lumayan, jalan lengang saat pagi dan masih terlihat semangat di seluruh penumpang yang ada. Iringan lagu² dari awak bus pun melénakan. Tak terasa Pasuruan terlewati dan menuju persimpangan Probolinggo. Masih dengan kecepatan yang rata² di GPS Navitel terbaca sekitar 70km/j. Kami menyempatkan istirahat sejenak di sekitar Lumajang sekalian ke toilet di sebuah SPBU yang gede lagi bersih. Mantab dah kalau dapat yang begini.

Panorama, dijepret paké G.Mini 😀


Usai dari toilet ini, baru semua mulai gusar. menanyakan masih jauhkah tempat yang dituju. Karena sudah beberapa kali terlihat angka kilometer yang masih harus ditempuh. Seperti diketahui, kita menggunakan jalur utara, sehingga estimasi perjalanan +- 5jam. Wadaahhh 😀 Sik suwé tibak’é. Lepas dari Lumajang masuk ke Jember. Setelah mengarah keluar dari kota Jember menuju pantai, maka perjalanan tidak bisa secepat tadi. Karena melewati jalan yang lebih sempit/kecil. Apalagi harus beriringan dengan beberapa kendaraan yang kurang lebih memiliki tujuan yang sama. Pantai Selatan Jember 😀

Baliho masuk kawasan Pantai Papuma


Akhirnya terlihat juga baliho yang menandakan kita masuk ke kawasan Pantai PAPUMA. Mulai kegembiraan menyembul lagi dari seisi bus. Setelah melewati hutan Jati, barulah kita bertemu dengan pos pembelian tiket. Cukup murah kok, hanya Rp 7.000,-/orang. Setelah itu ternyata jalan mendaki sebelum sampai di pelataran parkir Pantai Papuma. Waaaa…Langsung aja berhamburan keluar. Tapiii…upsss, makan dulu lah, baru ntar bermain di pinggir pantai 😀 Selanjutnya bisa ditebak, semua langsung terburu² untuk bisa secepatnya berdiri di tepi laut. Dan hemmm…memang saya harus akui, pantai Papuma masih bersih. Terlihat dari pasir putihnya yang membentang panjang. Beda banget dengan area parkir yang kurang terawat atau agak kotor.

Dari Siti Hinggil, melongok bibir pantai 🙂


Padahal disana juga tersedia penginapan yang cukup lumayan. Ada yang biasa, tapi juga ada yang menggunakan AC. Musholla terletak tidak begitu jauh dari area parkir dan penginapan². Bahkan ada arena outbound segala disana. Lumayan lengkap-lah untuk pantai yang terbilang “lumayan baru”, dibanding pantai selatan daerah Jawa Timur yang lain. Kembali menikmati pantai yang saat itu sedang panas karena disiram sinar matahari yang sangat. Tapi justru inilah indahnya pemandangan, kalau matahari sedang bersahabat 🙂 Banyak jeprétan dihamburkan untuk sekedar mengkristalkan kekaguman kepada Tuhan selaku arsitek indahnya pantai ini. Pokoknya mantab dah 🙂

Main jêprét² ma dia 😀 Podo nggowo kamérané :mrgreen:


Sembunyi dibalik bebatuan 🙂


Sesekali canda dan gelak tawa kita di “anulir” oléh petugas dengan peluitnya, karena kita masuk ke wilayah yang dikatakan berbahaya. Tidak boléh terlalu kesana…or kesanaaaa… Yaah, lebih menurut aja daripada ntar ada sesuatu yang tidak diinginkan.

Dari Siti Hinggil menghadap ke barat


Tak terasa beberapa jam sudah lewat, tanpa sadar kalau tenggorok’an sudah waktunya dialiri yang segar². Akhirnya saya merapat ke sebuah kedai/warung yang memajang kelapa muda. Cukup murah menebusnya. 6000 rupiah langsung bisa kita nikmati kesegaran asli kelapa muda yang enak ini. Sembari menata kembali nafas yang tadi sempat terengah². Ambil beberapa jeprétan lagi untuk kemudian bergabung kembali ke bus, karena sudah lewat dari jam 3 soré. Setengah 4 saat semua sudah naik ke dalam bus, kita meninggalkan Pantai Papuma dengan rasa puas yang mendalam. Beberapa waktu yang lalu saat penasaran, terbalas sudah dengan melihat secara langsung keindahan alam Indonesia ini.
Josss. Sampai di Singosari sudah jam 10 malam :mrgreen:

Loncat² dulu ahhh 🙂

Ni foto² yang lain 😀

Catatan :
Perjalanan berangkat/pulang membutuhkan waktu +-5jam menggunakan bus.
Tapi dalam waktu kurang dari 2 minggu setelah kesana, saya berangkat
lagi bersama rombongan yang lain 😀
Sayang beda cuaca. Dan hasilnya seperti dalam foto² diatas 🙂

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 7 Agustus 2012, in Pantai, Wisata and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 32 Komentar.

  1. pantai ajib nan indah 😀

  2. Weeee….emang mantab!! Apalagi aku udah dapat SunRise_nya….hohoho, seru dah!!

    *Ini SunRice_nya>> http://goo.gl/9mdS2

  3. Deket kampungku niih..seblan yg lalu pulang kampung sempat ke sini juga, inget masa kecil tiap lebaran pasti ke pantai ini..

  4. Wah, keren. Nggarai pengen mas, hehehe 😆

  5. weleh.. aq durung sempet mrono wes dipindah kerjo Semarang… 😦

    ===========
    fotone opos iku sam? calon’e tah?? qiqiqiqiqi

  6. pantai selatan dari gunung kidul, sampe daerah jawa timur emang indah2,

    • Iya masbro…
      Di Malang selatan saja mulai pantai :
      – Ngliyep
      – Kondang Merak
      – Balé Kambang
      – Bajul Mati
      – Goa Cina
      – Sendang Biru
      – Tamban, dll

      Belum daerah yang lain 🙂
      Mantab pol pokoknya 😀

  7. mapir.bro hanya beberapa kilo ke arah barat.. kalau lewat laut dari siti hinggil ke barat cuma setengah jam…. # kalau berani…. 😀

  8. walah malah lali…kenalan dulu….https://bakulkangkungjpr1.wordpress.com/

  9. numpak sepeda dari malang berapa jam ya ke papuma?

  10. mantap gan perkembangan teknologi sekarang, , klw kita gak ikuti bisa ketinggalan kereta , Abiba

  11. mau tanya dong, itu dari malang ke jember naik bis apa? berangkat jam 5 pagi ya? apa transit di lumajang/probolinggo?

    terima kasih

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: