Konsumsi Premium Mio J “saya” cuman 45km per liter

Mio J Merah


Jatah satu minggu untuk penggunaan Mio J “saya” sudah selesai pada minggu lalu. Dan sekian hari ini saya mengumpulkan data² sekaligus foto pendukung. 🙂 Tentunya setelah aspek handling, riding style, fitur, dll, trus kemudian juga mencoba record data speed plus video, maka yang saat ini saya paparkan berupa hasil tes, berapa motor ini dapat berjalan untuk 1 liter bensin. Apalagi motor ini sudah menggunakan teknologi terbaru YMJet-FI 😀 Woké…kita liat bareng²…

Mio J + alat² ukur 😀


Saya menyediakan sebuah gelas ukur, satu buah jerigen plastik 2 liter-an, dan selang. Saya mencoba menggunakan metode ini dikarenakan saya kurang lihay dalam menghitung sebagaimana yang biasanya dilakukan blogger lain. Di isi penuh, trus digunakan setelah di isi ulang sampai penuh, dilihat selisihnya…dlsb. Yang saya coba adalah “menguras” atau mengosongkan tangki dengan selang, untuk di pindahkan semua ke jerigen.

Selang dimasukkan ke tangki BBM


Saya tidak berani mengutak-atik motor pinjaman ini, walau ada saran supaya menguras melalui mesin, sebagaimana biasanya dari karburator. Wahh…nooo…

Mio J kuras bensin


Bahkan sempat meminum bensin (premium) 😀 saat mulai menguras, yang mana ujung selang langsung saya masukkan ke dalam tangki, sementara ujung lain saya hisap/sedot :mrgreen: Menunggu beberapa lama, akhirnya sudah terkuras dan bensin kelihatannya sudah habis.

Bensin Ngucur


Tapi masih penasaran, akhirnya memaksa selang di masukkan lagi dan motor sedikit diguncang :mrgreen: Sedot lagi, ternyata masih keluar lagi. Sampai akhirnya benar² yakin tidak bersisa di tangki.

Di tuang ke Gelas Ukur


Jeprét dulu bensin saat di-ukur/di-takar ke dalam gelas ukur. Setelah selesai baru dimasukkan ke dalam tangki dengan menggunakan corong (apa ya bahasa Indonesia-nya?) Kemudian setelah selesai, jepret angka odometer.

Gelas ukur 🙂


Sip, siap diajak jalan² nih :D. Sementara sisa bensin yang ada saya bawa dalam jerigen untuk isi ulang saat nanti Mio J megap² kehabisan bensin 😀

Tuangkan kembali 1 liter ke tangki


Akhirnya, saat pulang kerja, bawa motor ke rumah, dengan kecepatan tetap kayak tes kemarin…. sampai rumah hanya ganti baju kerja, trus siap mblakrak. Tujuan pasti! Surabaya. Berangkat sudah jam 5an lebih, hujan lagi. No Problem kalau sudah niat 😀

Mio J Siap "jalan²"


Aksi nyoba Mio J tetep berlangsung hingga hujan reda sebelum memasuki Pandaan. Saat lewat by pass Pandaan terakhir, di perempatan itu sudah mbrebet…ndut²an…tidak saya paksa lagi tapi agak kendurkan gas, asal jalan. Mungkin Cuma dapat seratus meter saja. Karena tepat setelah perempatan kalo ke kiri ke Tretes, lurus ke Trawas, dan kanan ke Surabaya, ndut²an lagi…bahkan akhirnya mati. Saya menepi di depan SD. Di seberang jalan, pasar buah Pandaan.

Bensin habis di Pandaan


Yo wis akhirnya ambil foto duluh jarak terakhir, baru kemudian “perbekalan” berupa bensin dalam jerigen tak tuang langsung.

Dari jerigen, untuk emergency 😀


Saat yang sama tak jauh dari tempat itu adzan berkumandang. Sekalian saja maju sekitar 150 meter masuk Masjid Cheng Hoo yang top itu. Usai sholat maghrib saya lanjut ke Surabaya. Sambil saling chat dengan Mario Devan tempat ketemuan. Hemmm…lumayan dapat gambaran nih tentang konsumsi Mio J 😀

Di parkiran Masjid Laksamana Cheng Hoo Pandaan


Jam 7an saya mampir di jalan Ahmad Yani Surabaya untuk sekedar menambah bensin motor yang saat itu saya kembalikan ke bro Mario Devan :mrgreen: Sampai di “garasi” jepret foto sebelum serah terima 😀

348km bersama Mio J Merah 🙂

Catatan :
1. Pengurasan dengan metode diatas bukan tidak mungkin, masih terdapat bensin sisa yang tidak dapat habis melalui selang. Tapi saya yakin tidak signifikan jumlahnya.
2. Tidak menyarankan untuk menunggu pengisian bahan bakar sampai benar² habis. Hal ini hanya sebuah percobaan semata.
3. Tidak menjamin ke akuratan pengukuran. Banyak hal yang menyebabkan berbedanya suatu metode pengukuran dan riding style tester. Saat tes ini tetap menggunakan cara model pengambilan video sebelumnya
4. Rute adalah Lawang ke Singosari (rumah) trus ke Surabaya dan berakhir di Pandaan, untuk 1 liter bensin yang dituang untuk keperluan tes.
5. Thanks untuk bro Guns n bro Gondes yg bantuin 😀

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Semoga bermanfaat 😀

Posting Sejenis

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 22 Maret 2012, in Mio J, PT. STSJ, Yamaha and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 116 Komentar.

  1. Ow…
    Loh kalo di biarin sampek abis kenapa mbah…

    Sipp… Hampir mirip sama vario ya mbah…

    • imho…
      bisa lebih jauh jelajahnya kok
      tentunya dengan metode lain…
      saya kebetulan menggunakan cara
      sama dgn artikel sebelumnya…
      sering dibuat jos-jos-an
      cmiiw…

  2. ahhh yang ngetest kan dedengkot FBH :mrgreen: pantes boross
    tampangnyaa >>>>
    kaborrrr 😀

  3. om apa rasanya bensin…ckckckckk nanya yg pengalaman debus nih..wkwkwk 😀

  4. Nice info..
    Boros juga ya wkwkwk

  5. cuman lebih irit 3 km dibanding test vario 125 di tabloid 42 kpl
    ga signifikan

  6. Mantep om ulasan dan cara nge-test-nya :thumbup:

  7. @Amama Ali
    itu sah sah aja bro
    dan saya yakin masih obyektif
    emang kalo dites sehari2 g akan seirit klaim pabrikan.

    monggo mampir

    http://saros02.wordpress.com/2012/03/22/kenapa-gak-facelift-lagi-si-megapro/

  8. itu dah bagus om. dari pada bilang 1/73 kenyataan dilapangan 1/25

  9. niat banget kang…tapi sip dah!

  10. itu kebanyakan diminum bensinnya jadinya haBIS…wkwkwkkwkwkwk…

    faktor berat badan juga pengaruh tuh xixixixixi

  11. ullysespeednya mantabbb

  12. wah kalo begini lbih akurat. Hnya saja para fby dan salesnya pasti gak terima kang. Siap2 aja di smprot

  13. sssttt…jgn keras2

  14. wow ini baru pas untuk data yg paling meyakinkan 45kpl sudah sangat irit

    hampir mendekati klaim yamaha saat turing saat dimunculkan data yg paling boros adalah 49kpl

    pasti fbh berharap fby gak terima xixixixi

  15. lumayanlah timbang scorpioqu.. hiks, pengen tuku maneh motor sing irit gawe harian.

  16. ternyata memang lebih irit dibanding mio yg lama yah….
    tp tetap ga seirit klaim pabrikan yg suka hiperbola….

    2 minggu ini baca2 soal tes bbm mio j, hasil tes ini yg masuk akal…top

  17. kok beda ya sama hasil tesnya mas yudi batang? mas yudi bisa 59,2 km per liter lho.. padahal dah disiksa kayak gitu…saya sarankan untuk dihapus artikel ini dan di tes ulang mas….. logikanya begini dah banyak bloger yang ngetes hasilnya ga kayak gitu. mas tri dengan tesride ala anak jalanan aja bisa 61,5 km per liter. bayangkan mas dengan metode anak jalanan lho….

    • yang di mas yudi batang bukannya menuai kotroversi bro ?lihat aja dikomen komennya , jadi ada kesalahan hitung….semestinya di mas yudi batang malah cuma 30-40km/liter…CMIWW

    • mio j saya sendiri, konsumsi premiumnya sama dengan beat 2008 saya, sekitar 40 kpl… gimana

    • ini negara demokrasi neng,jangan seenaknya aja nyuruh hapus artikel
      perbedaan itu indah,jadi jangan takut mio J kagak laku
      sebenarnya masyarakat beli motor irit bukan dihitung sampai detail2nya
      pernah dengar iklan vega R pas artisnya bilang
      “ah paling beda cuma sesendok”
      takut ya kalau yamaha gagal meyakinkan bahwa motornya sekarang irit2

    • jiakakakakakaka.. sales yamaha ada yg mewek nih minta artikelnya diapus

  18. mantapzzzzzz……gelase apik…:D

  19. Klo buat macet tambah mencret yah 🙂

  20. Yang jelas banyak faktor mempengaruhi konsumsi mio J.

  21. coba lg ooommm

    bagi tips nihh..
    http://nakawara.wordpress.com/2012/03/24/tips-hindari-ranjau-paku/
    mampir gaan.. semoga berguna 🙂

  22. wow iso ditiru ki metodene… :mrgreen:

  23. nice report ala rider biyasa….slideshow ngisor dewe nek gawe yo opo mbah???
    osed ayas iki 😆

  24. HIDUP MBAH WIR….xixixixixixi
    apa adanya khas warga jawa timur pokoknya….

  25. motor laen blh di tes jg dnk mas,hehehe
    《♥p200ns♥》

    • Insya Allah kalo ada “pinjaman” lagi mas bro…
      Seperti Mio J ini…dengan senang hati, semua
      cara/parameter yang saya pakai juga akan
      saya gunakan lagi 😀

  26. Waah…mantap cara ngukurnya.mbah. Saya jdi tanda tanya yg per liter bisa mpe 60km tu gmn ngetesnya ya?

  27. Usul Mas, lain kali setelah dikuras, nyalain dulu motornya sampai mati untuk ngehabisin sisa bensin di selang-selang, baru isi 1 liter murni. CMIIW. Btw, cara pengujian paling baik yang pernah saya baca, nice articel.

  28. ternyata setelah di tes hasil broooo jauh dari koar-koar dai Yamaha makanya hari gini itu masih bohongi masyarakat masak belum ngalah grand saya tahun 94 ….. haaaa berita yang kemarin thu katanya bisa sampai 70 km bohooong

  29. menurut saya tes ini lebih baik…. dan bisa di percaya ….semoga pabrikan tidak asal ngomong …….hari gini bohongi masyarakat bakal ndak laku…

  30. aruna hayata kimura

    sabtu kemarin naik beat sby-batu(payung) PP ngisi bensin 2x (10rban)
    speed 60-70.boncengan(-+110kg)

    kira2 irit gak ya?

    • lumayan masbro…
      Mengingat kalo dari Surabaya ke Batu, itu mulai
      Japanan sampai Lawang naik terus…
      Setelah Lawang ke pertigaan Bentoel di Karang Loo
      relatif datar, maka setelah pasar Karang Ploso ke
      Batu atau Payung, itu naik terussssss…

      Mungkin lumayan turun ketika sampéan balik ke Surabaya,
      jadi tidak terlalu perlu banyak bensin 🙂

  31. cukup realistis sam, cuma untuk motor injeksi metode seperti yang sampeyan pakai cukup riskan kalau soal alasanya sampeyan bisa tanya yang lebih senior & ngerti soal komponen injeksi seperti fuel pump dll.

    • Saya sejak awal sudah khawatir dengan
      injeksi-nya…tapi berhubung bro Mario Devan yang
      minjemin bilang gpp, ya sudah, beranikan diri paké
      cara saya, dengan beberapa inspirasi yg saya tau 🙂

      Thnks masbro, suatu saat aq juga pingin punya yg Injeksi 😀

  32. ane punya mio j….udah dipake buat pp kerja……rcti – sunter……td baru isi bensin lg….jarak tempuh 105 km isi 2.51 lt….jadi kira2 41,8 kpl….

  33. nyoba NEx piye mbah?

    pasti lebih iriiit…ha ha

  34. Ndi masbro…
    Silihono aq…tak cobak’e.
    Sip pastinya. Kapan disilihi?

  35. rutenya nanjak ora mbah. . . ? kok hasilnya lumayan jauh bedanya ya sama yang ditest om haj

    keep brotherhood,

    salam,

    • Kalau nanjak malah nggak masbro,
      Tapi beda dengan mas Haji yang “lebih pelan”
      saya justru seperti artikel sebelum ini (ada video contoh)
      Sering di betot sampai 80-90kmph

      Monggo dilihat artikel sebelum ini 🙂
      Atau mungkin saya yang nggak bisa bawa motornya masbro
      😀

  36. bintang ketjil * * *

    * * * SJARAT & KETENTOEAN BERLAKOE … 😀

  37. sipp gan… ini memang baru realistis… memang kenyatan segitu.. gak jauh dengan teman2 yg dah pake mio j.. cm fanboy yg gak trima.. mau nya 90 km/l :mrgreen:

    • Wah…
      Nggak tau masbro. Syarat yang saya gunakan :
      – Saya, tinggi 164cm, berat 71kg
      – kecepatan rata² 80-90 di speedo (mgkn sedikit lebih) 😀
      – bbm pakai premium (pasti lbh baik pertamax ya)

  38. oo jd benerkan MARIO DEVAN tuh yg suka minjem2in motor yamaha.. gak bisa ngeles lg dah

  39. Akhirnya komen juga

    untuk pemakain standart ini sih da irit……irit kan sesuai dng user pemakainya, dan masih banyak faktor lain yang ditunjang
    saya yakin dng pemakaian yang sama motor tetangga yg 1:73kpl, atau yg pario125 g akan bisa lewati angka ini 1:45….

    brani taruhan? 🙂
    monggo ditest

  40. mas gmn cara merawat mesin motor black repsol

  41. muantap mas bro…
    gak kayak motor honda beat pembohong belaka ngaku di iklan 1 liter 73km. gw pake buat harian hasilnya 1liter 25km. Tai…gw jual aja tuh motor (KAPOK gw pake motor honda) gw ganti MIO J lebih irit, lebih murah, lebih canggih, plus YAMAHA khususnya MIO J bukan pembohong…

    • What? 1:25km?
      Sudah dibuat full spek untuk balapan atau gimana masbro?
      Kenceng ya kalo asupan bensinnya aja bandingannya segitu
      Mantab wis…
      Gunakan n beli yang dibutuhkan saja

  42. matic karbu emang boros apalagi mio sporty yang rollernya berat makanya ngeden dan ngabisin bensin, konsumsi mio rata2 20-30 km/l kalo beat roller lebih ringan jd gak ngeden

  43. Boros,.. padahal teknologi terbaru, masih kalah sama Suzuki Nex Karburator, ap lagi mw nyaingi yg versi injeksinya.. Hedeh,.. sayang aj nex modelny kagak banget padahal mesin Ok.

  44. Howeѵеr, with apps, one can listen tо music based on mood or even the instrumental beating օf ɑ song.
    Spotify: A free service ԝith occasional ads, or
    you can upgrade to Premium ffor $14 a month tߋ get rid of tɦem.
    More than 10 million Europeans can’t be wrong, surely.

  1. Ping-balik: Impressi nyobamoto.com Diatas New Yamaha GT125 EE | WIRO NyöbaMôtö

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: