Iklan

Nyoba ke Malaysia_part one

Dealer Yamaha Blimbing Malang


Jam 2 pagi mendengar alarm berbunyi dari 3 hp yg aq siapkan untuk membangunkan-ku. Alhamdulillah, tepat seperti rencana. Mandi, sholat Isya (krn belum 😀 ), trus packing terakhir di tas punggung. Kalo yg dikopor sdh sejak malam. Jam 3 lebih berangkat diantar bapak ke Dealer Yamaha Blimbing. Ternyata datang pertama. Walahhh…kesregepen tenan. Wong Indonesia kan seneng molorrrr… :mrgreen:

Yang berangkat dari Malang 🙂


Isi perut dulu...luwé rék 🙂


Pukul 4 seprapat semua rombongan dari Malang sudah datang semua. Setelah sedikit briefing akhirnya kita berangkat. Sebuah KIA Pregio membawa 6 orang ke bandara Juanda. Karena pagi, lancar jaya. Jam 6 sudah di Bandara Juanda. Pihak panitia langsung mendata sekaligus membagikan paspor dan 1 tas yang berisi Knapsak, Earplug, Poncho, dll. Masih ada waktu, maka aq, bri/sis Deleo n bro Edwin (kami bertiga dr Yamaha&Friends) menyempatkan makan di A&W. Lumayan kenyang lah…secara gitu lohhh…bangun pagi belum sarapan… 😀

Nunggu pesawat sambil update dulu


Jam 7 kita boarding. Sayang, kalo kopor-ku lolos, tas punggung lolos, justru tas pinggang gak lolos. Hasil pemindaian scaner menyebutkan ada alat yang dianggap berbahaya. Busettt… Opo??? Aq nyari2 gak ketemu, terpaksa tak kasih ke mbak petugas untuk di-obok2. Walaahhh… Ternyata kunci pas 14. Haduhhh…(kunci ini lama tak cari setelah masang braket GPS di motor-ku) saat persiapan untuk test ride CBR150r di Sirkuit Kenjeran tempo hari. Tibak’e ndik tas pinggang campur obat2an. Dgn berat hati terpaksa tak tinggal kunci itu, wong gak boleh dibawa. Jiamp*t. Eman tenaaaannnn. 😦 Lanjutt…

Lengkap wis 🙂


Rombongan kita dibawah tour leader terus naik. Lolos di Imigrasi. Tapi beberapa penumpang lain banyak yang terhambat di scaner pemeriksaan kedua. Bahkan air mineral Aq*a, Poc*ri Sw**t, korek api, dll yang dianggap berbahaya tidak diperkenankan dibawa. Terpaksa Aq*a tadi kutenggak habisss. 🙂 Sip. Nunggu pesawat ready. Begitu siap, langsung masuk satu-satu ke pesawat. Nggak katrok2 amat sih, meski first time naik pesawat apalagi ke luar negeri. 🙂 “Please off pak Cik” begitu kata pramugari (dan semua awak pesawat yang berasal dari Malaysia) mengingatkan saya dan yang lain2 sembari meneliti setiap penumpang untuk memastikan bahwa semua gadget yang bisa mengganggu peralatan navigasi pesawat untuk dimatikan. Pengalaman pertama jelas nggak mungkin kubiarkan lewat. Jadi tetep menghidupkan hp (offline mode) untuk foto2. Lha Nik*n di dalam tas :(.

Diatas Awan


Saat diatas, terlihat Jembatan Suramadu di kejauhan. Pesawat trus naik sampai di ketinggian 32.000 kaki. Bahkan awan dan mega jadi terlihat dibawah pesawat. Halahhh…NDESOO. :mrgreen: Bener2 bisa mengagumi segala ciptaan Allah dah dengan begini. Di pesawatpun, saat pramugari menawarkan makanan dan minuman, aku malah menyempatkan diri untuk nyoba toilet di pesawat. Bagus, bersih. Sayang nggak ada kran air untuk “cawik” sehabis pipis. Jadi cuman pake tisu. Hadahhh…geli dikit :mrgreen: Beberapa kali njepret interior-nya toilet, balik ke seat.

Perkebunan tampak dibawah


Tak berapa lama terlihat kebun kelapa sawit berjejer rapi. Sesaat kemudian disampaikan lagi untuk menggunakan safety belt, karena pesawat akan landing. Oooo…gitu to sayapnya pesawat kalau mengurangi kecepatan dan mau landing. Kita mendarat di bandara LCCT (markas utama Air As*a, bukan di KLIA, bandara utamanya Malaysia), yang ternyata nggak terlalu jauh dengan Sirkuit Sepang. Wahh…berarti andai sekedar liat motoGP Sepang suatu saat, berangkat pagi dari Indonesia, usai balap pulang sore atau malam (asal dapat tiket) penak wis… Nggak ikut tur jalan2 mubeng2 KL yang ujung2nya nguras dompet karena mecicil liat barang2, minimal souvenir. Iya kann???

Itu dulu catatan pertama, ntar berlanjut beberapa episode 😀

Ini foto-foto yang dijepret pake hp 😦

Iklan

About Mas Wiro

Sedang belajar semua hal, terlebih belajar fotografi :) Baik dalam kesempatan perjalanan atau sharing dengan teman-teman... Semoga ada ilmu yang bermanfaat buat saya pribadi dan semuanya

Posted on 28 Oktober 2011, in Yamaha and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. ndih kie gadis mALAYsia 🙂

  2. suiiiip….ngiler pingin melu…. :mrgreen:

  3. sipp… 😀
    brapa jam perjalanan dari juanda ke kl om?…

  4. mana pak titipan ku pak…

  5. nggowo kunci pas 14 yo arep dinggo opo seh sam ning sepang?? :mrgreen:
    wis akeh 😆

    • @andhi_125

      Kebetulan pas aq mau Test Ride CBR150r ndik
      Sirkuit Kenjeran, kan aq ndik omahé RiderTua
      mbenakno spion, sing tank pasang bracket gaé
      GPS, trus lali, tibak’é tak dékék ndik tas pinggang 😦

      Eman masbro…
      Kunci asli, kuat, kandel pisan. Lek tuku ndik toko
      elektro utowo ac* hardw*re, tipis²…

    • Nggowo kunci 14…
      Lha aq kan nglamar dadi mekanik ndik kono…
      Buktine yo nggowo kunci pas 14 iku
      :mrgreen:

  6. soal statement tentang tisu toilet…
    kan biasane gur nganggo godong to, mas? pas mojok nang mburi wit2an..
    😀

    *mlayu ah…

  7. asekkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

  8. weeeew erem om wiro…. udah nyape malays

  9. wohhhh.. jaman kita belum saling kenal ini.. 😀

Monggo Opini-nya Bro Sis, Bebas & Sopan Aja :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: