Senjata-Q

Tentara pakai senjata. Pembalap juga punya senjata. Lha saya juga punya senjata :mrgreen: Ya punyanya itu. Sekedar alat dokumentasi, untuk memperkuat penyampaian artikel yang ternyata terlalu lemah kalo sekedar dalam bentuk tulisan. Karena nggak pandai meyakinkan dengan kata, maka foto membantunya :)
Wokééééé…
Ini yang sementara biasa dipakai, dan alhamdulillah milik sendiri. Bukan minjem… :D

Galaxy Mini S5570


Samsung Galaxy Mini. Atau Samsung memberi kode HP ini S5570, baru pertengahan tahun 2011 saya miliki. Beli baru, berkekuatan 3mpix. Sudah mendingan, banyak setingan yang bisa dipakai, termasuk Panorama. Pilihan resolusi, white balance, effect, image quality, dll. Juga nggak ada flash untuk mendukung jeprétan malam, tapi bisa diandalkan. Beroperasi dgn kartu ungu Axis.

BlackBerry Storm 2


Juga saya gunakan BlackBerry Storm2. HP ini sekedar menggantikan si Qwerty Nokia yang harus purna tugas. Sayang kaméra 3,2 mpix nya walaupun di perkuat dengan flash, kok masih terkesan apa adanya. CMIIW. Beroperasi dengan si merah Simpati

Nokia N95


Berikutnya adalah Nokia N95. HP mulai dipakai 2009 karena seneng dengan kameranya. Beli second, dengan Lensa Carl Zeis berkekuatan 5mpix. Jan ampuh tenan meski cuman sekelas hp. Setingannya mudah, ada flash, terserah seting vga sampai full 5mpix. Beroperasi dengan kartu kuning IM3.

Panasonic Lumix FZ-50


Prosumer Lumix FZ-50. Berkekuatan 10mpix. Saya beli baru tahun 2006 akhir. Selain moto juga bisa buat ngrekam video. LCD view-nya swivel. Tahun segitu jarang ada. Kalo sekarang banyak :) . Dengan pembesaran 35-420mm, saat itu lebih dari cukup untuk sekedar ngincêng² :mrgreen: Masih saya pakai sampai sekarang. Sayang charger ori hilang, sekarang beli yg KW. Eman…

Nikon Coolpix S210


S210 ini berkekuatan 8mpix. Beli baru tahun 2008. Lumayan untuk sekedar jeprét² dengan cara simpel dan mudah. LCD view-nya yang lumayan untuk lihat hasil jeprétan. Intinya user friendly lah. Tapi sekarang jarang pegang ini :(

Nikon D3100 + Kit


Trus Beli baru Nikon D3100 Nopember 2010. Berkekuatan 14mpix, lensa kitnya, 18-55mm sudah cukup sip untuk njêprét². Tapi untuk keperluan moto konser musik, atau nguber motor, baik di sirkuit, atau free style, saya sementara menambahkan lensa tele 70-300mm murah meriah punya Tamron. Juga saya beberapa waktu yang lalu menambahkan lensa murmer juga dari Tamron 18-200. Masih nyari uang buat lensa lain :) .

Tamron 18-200 for Nikon


Tamron 70-300 for Nikon


Itulah yang menjadi senjata saya, dan hasil² jeprétannya biasa terpasang di blog belajaran ini :) Baik sekedar kamera hp maupun kamera beneran :D Maaf bila tekhnik fotografi belum memadai. Justru dengan adanya alat² ini saya ingin belajar dengan yang saya punyai. Support dan dukungan untuk belajar terus saya harapkan.

39 comments on “Senjata-Q

    • Ndang wis Ziz…
      Trus nang Jatim sak ulan aé, marani tempat²
      kuliner, Bromo, Sendang Biru, BaleKambang dll

      Karo kopdar golongané Paijo barang …héhé

  1. Sukses bro, untuk fotografinya. Ohiya, karena ukuran Nikon D3100 lumayan kecil dan ringan, saya sarankan untuk menggunakan battery grip, supaya bisa membuat kamera lebih berbobot untuk menambah kestabilan. Terutama saat menggunakan lensa 70-300. Boleh tanya gak? Harganya Tamron 18-200 berapaan ya?

    • Makasih sarannya,
      Alhamdulillah sdh paké battery grip. Memang sangat
      membantu saat pengambilan. Sayang saat turing dgn
      beberapa rekan Jatimotoblog, terjadi masalah…sementara
      ya rewel :(

      Harga di Malang saat beli kalau nggak salah 2.150.000 :)
      Thanks sudah mampir

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s