Tentang iklan-iklan ini

Monthly Archives: November 2011

Cahaya malam di Batu dan Malang

Balai Kota Malang

lanjutkan

Tentang iklan-iklan ini

“Lukisan Malang” saat remang malam Minggu

Pertigaan Blimbing

terusnoooo

Nyoba ke Malaysia_part four (habis)

Breakfast, bersama bro Edwin dan tante ;)


Bangun, sholat Subuh. Trus buka leptop. Ngetik2 dikit karena nggak bisa online. Wong ngetik pake wifi bayar RM 25 untuk 24jam, baru dikasi username n password. Kalo di hotel pake pc sana setengah jam RM 30. Modar wisss… :( Jadi aku cuman online free wifi ya 2 kali aja. Saat dinner di Menara KL dan di Minmax Restaurant. Jan bosssokk tenan hotel’e. Gak free. Enak urip ndik Indonesia, akeh tempat free wifi. Huhh… Read the rest of this entry

Nyoba ke Malaysia_part three

Tiket Masuk Sirkuit Sepang


Semalam nggak cape kayak bro Edwin, sis Lily and sis Deleometer, yang sepulang dari dinner di Menara KL masih harus menuntaskan rasa penasaran mereka di seputaran Kuala Lumpur. Mereka masih main-main naik kereta monorail, kemana gitu, main ke Twin Tower Petronas dan pulangnya jalan kaki. Mbuh sengkleh opo gempor sikilé. Yang jelas aku nggak ikut gara-gara nyari paspor itu. Read the rest of this entry

Casey STONER buktikan JAWARA di Valensia

Casey Stoner, WC 2011


Nggak tau harus bilang apa…
Yang jelas race malam hari ini bener² edan. Edan pertama adalah mulai awal sampai akhir Dani Pedrosa melawan Andrea Dovisiozo. Sempat beberapa kali bener-bener dalam bahaya. Meski cuma di lap awal sampé 2/3 race. Selanjutnya malah anjlok. Edan kedua ya finishnya Casey Stoner di depan Ben Spies. Masak Spies disuruh merasakan memimpin hanya berapa lap, sementara setelah beberapa detik menjelang finish di overtake. Wuahhhh…
Yang sedih jadi senang, sementara di pit Yamaha pada melongo semua, merasa nggak percaya. Tapi itulah balapan hari ini… Read the rest of this entry

Nyoba ke Malaysia_part two

Bandara LCCT


Lhaaa…mendarat nih di LCCT. Begitu turun sambil antri ke toilet dan mengaktifkan handphone² untuk search network mitra roaming, mulai senyum² baca tulisan-tulisan di bandara tersebut. Ya untuk kita mungkin aneh. Saya yakin demikian juga ketika orang Malaysia datang ke Indonesia. Entah di Sukarno Hatta atau di Juanda, dan lainnya. Kita diperiksa petugas imigresen dengan menunjukkan paspor. Setelah itu ambil bagasi sekalian jepret² tulisan aneh. Langsung juga ketemu booth dari operator² lokal Malaysia. Waaa…kok sama persis ya??? Operator merah disini sama merahnya dengan MAXIS. Trus operator kuning sama dengan DIGI. Sementara operator biru sama dengan CELCOM. Apa ada kesepakatan diantara mereka??? Wallahua’lam lahh… :) lanjutttt

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.761 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: